Logo IAIN Takengon
hero background

Program Studi

Pendidikan Agama Islam

Pascasarjana

Akreditasi Baik Sekali

Gelar Lulusan:

Magister Pendidikan (M. Pd)

Durasi Kuliah:

2 Tahun

Total SKS:

40 SKS

Jalur Penerimaan:

  1. Jalur Mandiri

Profil Program Studi

Selamat Datang di Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Pascasarjana IAIN Takengon Dunia pendidikan Islam membutuhkan inovator yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan akar spiritualitas. Program Studi Magister PAI IAIN Takengon hadir untuk membekali para pendidik dan praktisi dengan keahlian pedagogi tingkat lanjut, pengembangan kurikulum yang adaptif, serta metodologi pembelajaran berbasis teknologi. Di sini, kami menempa Anda untuk menjadi pakar pendidikan yang mampu mentransformasikan nilai-nilai Islam ke dalam praktik pembelajaran yang kreatif, kritis, dan relevan dengan dinamika global.

Prospek Alumni

Program Pascasarjana IAIN Takengon melahirkan Magister PAI yang memiliki kedalaman spiritual dan keunggulan intelektual. Lulusan program studi Magister Pendidikan Agama Islam memiliki prospek sebagai Pendidik Profesional dan Dosen, Pengembang Kurikulum & Inovator Pembelajaran, Peneliti & Konsultan Pendidikan, Pemimpin Lembaga Sosial dan Keagamaan.

Capaian

  1. Kepakaran Keilmuan PAI Lanjutan: Menguasai secara mendalam sumber-sumber ajaran Islam serta teori-teori pendidikan terkini untuk mengembangkan materi Pendidikan Agama Islam yang komprehensif dan integratif.
  2. Inovasi Pedagogi dan Teknologi: Mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi model pembelajaran PAI yang inovatif serta kreatif dengan memanfaatkan teknologi maklumat untuk meningkatkan kualiti pengajaran.
  3. Kemahiran Penyelidikan Akademik: Terampil melakukan penyelidikan ilmiah yang asli dan signifikan dalam bidang pendidikan Islam untuk memberikan penyelesaian terhadap pelbagai isu pendidikan di masyarakat serta menerbitkannya di peringkat nasional mahupun antarabangsa.
  4. Kepimpinan dan Moderasi Beragama: Menampilkan karakter pendidik yang berwibawa, berakhlak mulia, dan memegang teguh prinsip moderasi beragama (wasathiyah) sebagai agen perubahan dalam membina generasi yang toleran dan harmoni.