Logo IAIN Takengon
hero background

Program Studi

Pendidikan Profesi Guru

Fakultas Tarbiyah

Akreditasi Baik Sekali

Gelar Lulusan:

Guru (Gr)

Durasi Kuliah:

2 Tahun

Total SKS:

36 SKS

Jalur Penerimaan:

  1. PPG-Non PGP

Profil Program Studi

Selamat Datang di Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) IAIN Takengon Menjadi guru adalah panggilan jiwa, namun menjadi guru profesional adalah sebuah keharusan di era transformasi pendidikan. Program Studi PPG IAIN Takengon hadir sebagai kawah candradimuka bagi para pendidik untuk meraih gelar profesi (Gr.). Kami berkomitmen mencetak guru yang memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional yang unggul. Melalui kurikulum yang berorientasi pada praktik lapangan dan penguasaan teknologi pembelajaran terkini, kami memastikan setiap lulusan siap menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi mutu pendidikan di Indonesia.

Prospek Alumni

Lulusan Prodi PPG IAIN Takengon adalah para pendidik yang telah dinyatakan kompeten secara nasional dan berhak menyandang gelar profesi Guru (Gr.). Sertifikat pendidik yang diperoleh menjadi kunci utama dalam pengembangan karier guru di era transformasi pendidikan: Guru Profesional Tersertifikasi (ASN & Swasta), Pemimpin Pembelajaran (Career Leader), Kontributor Kebijakan & INovasi Pendidikan, Pelatih & Narasumber Pendidikan, serta masih banyak lagi.

Capaian

  1. Kompetensi Pedagogik dan Profesional Unggul: Menguasai secara mendalam materi bidang studi serta metodologi pembelajaran inovatif berbasis teknologi (TPACK) untuk menciptakan proses belajar yang efektif dan berkualitas.
  2. Kepribadian dan Keteladanan Islami: Menampilkan karakter pendidik yang berakhlakul karimah, berintegritas tinggi, dan memiliki komitmen kebangsaan serta moderasi beragama sebagai teladan bagi peserta didik.
  3. Kemampuan Reflektif dan Riset Aksi: Mahir dalam melakukan evaluasi diri dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) secara berkelanjutan untuk memecahkan masalah pembelajaran dan meningkatkan mutu pendidikan.
  4. Kepemimpinan dan Sosial-Emosional: Memiliki kecakapan sosial untuk berinteraksi secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, orang tua, dan masyarakat serta mampu memimpin perubahan di lingkungan pendidikan.